Memasuki Dunia Persilatan

Posted on Updated on


ImageMemasuki dunia persilatan ibarat memasuki rimba belantara yang lebat dan penuh bahaya, meskipun tidak sedikit juga pemandangan indah nya.

Bagi para pemula, hendaknya berhati-hati lah. Sebab tidak sedikit bahaya dan jebakan di rimba belantara. Apabila baru pertama kali memasuki nya, jangan terburu-buru menjelajah ke dalam hutan belantara ini, bermainlah di pinggir saja. Kadang di tepi rimba banyak pemandangan indah berupa danau dan hamparan lembah, tetap perlu waspada sebab tidak mustahil banyak danyang penggoda. Waspadalah.

Jika anda terlanjur memasuki kelebatan rimba belantara, jangan lupa untuk selalu berpedoman pada kompass yang letaknya ada di dalam HATI NURANI, agar tidak tersesat dan menjadi penghuni tetap di sana.

Berhati-hatilah memilih gua untuk berlindung di kala malam dan hujan, tidak mustahil ada binatang buas menunggu anda di dalam nya.

Berhati-hatilah memilih pohon untuk bersandar agar tidak menjadi mangsa ular besar dan berbisa. Dan berhati-hati pula memilih ranting dan dahan untuk berpegangan agar anda tidak terjatuh karena dahan nya patah

Waspada terhadap air sungai yang tampak jernih dan tenang, jangan tergesa-gesa untuk meminum dan berenang di sana, agar anda tidak tenggelam.

Bersikap santun dan ramah terhadap lingkungan dapat menyelamatkan diri kita dari keganasan rimba. Kebersihan hati dan kejernihan nurani dapat menjadi petunjuk arah agar kita tidak tersesat.

Semoga kita selalu berada dalam lindungan NYA

Wabillahi taufik wal hidayah

5 thoughts on “Memasuki Dunia Persilatan

    Salafuddin said:
    June 23, 2012 at 1:04 pm

    Maksudnya Dunia persilatan? = dunia belajar silat ato dunia yg seperti apa bang… ko kaya sedemiakan penuh dengan bahaya mengancam..

    Bang Ochid responded:
    June 24, 2012 at 9:55 am

    udah dijawab di waroengsilat fb ya…🙂

    antosilat said:
    July 8, 2013 at 9:34 pm

    Dengan berlatih Silat, berarti belajar mengerti nilai-nilai luhur budaya bangsa, kearifan lokal. Belajar dan berlatih silat berarti mendekatkan pada alam dan Sang Pencipta. Mengenal diri sendiri, belajar adaptasi pada lingkungan sekitar.

    Bang Ochid responded:
    July 18, 2013 at 5:39 pm

    trima kasih sharing nya

    antosilat said:
    July 19, 2013 at 6:31 pm

    Sama-sama bang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s